Kamis, 27 Desember 2012

NOVIA BANI




Nama : Novia bani

PERBEDAAN EFEKTIFITAS KANDUNGAN PROPOLIS DAN KALSIUM HIDROKSIDA SEBAGAI MEDIKAMEN PERAWATAN PULPA YANG NEKROTIK

Pulpa merupakan bagian yang lunnak dari gigi. Bagian atap pulpa merupakan bentuk kecil dari bentuk oklusal permukaan gigi. Pulpa mempunyai hubungan dengan jaringan peri- atau inter- radikular gigi, dengan demikian juga dengan keseluruhan jaringan tubuh. Oleh karena itu, jika ada penyakit pulpa, jaringan periodontium juga akan terlibat. Demikian juga perawatan pulpa yang dilakukan, akan dapat mempengaruhi jaringan sekitar gigi.
Pulpa adalah sistem mikrosirkuler, di mana komponen vaskular terbesarnya adalah arteriol dan venula, yang memasuki pulpa melalui lubang di ujung saluran akar gigi (foramen apikal). Karena dibatasi oleh dinding denting yang kaku, perubahan volume di dalam rongga pulpa -misalnya saat terjadi vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah)- menjadi sangat terbatas
Jaringan pulpa yang kaya akan vaskuler, syaraf dan sel odontoblast memiliki kemampuan untuk melakukan defensive reaction yaitu kemampuan untuk mengadakan pemulihan jika terjadi peradangan. Akan tetapi jika terjadi inflamasi kronis pada jaringan pulpa maka akan menyebabkan kematian pulpa/nekrosis pulpa. Hal ini sebagai akibat kegagalan jaringan pulpa dalam mengusahakan pemulihan atau penyembuhan. Semakin luas kerusakan jaringan pulpa yang meradang semakin berat sisa jaringan pulpa yang sehat untuk mempertahankan vitalitasnya. 
Perawatan saluran akar adalah perawatan yang dilakukan dengan mengangkat jaringan pulpa yang telah terinfeksi dari kamar pulpa dan saluran akar, kemudiaan diisi padat oleh bahan pengisi saluran akar agar tidak terjadi kelainan lebih lanjut atau infeksi ulang. Tujuannya adala mempertahankan gigi selama mungkin dalam rahang, sehingga fungsi dan bentuk lengkung gigi tetap baik. Hasil pengisian saluran akar yang kurang baik tidak hanya disebabkan teknik preparasi dan teknik pengisian yang kurang baik, tetapi juga disebabkan oleh kualitas bahan pengisi saluran akar.
Pasta saluran akar merupakan bahan pengisi yang digunakan untuk mengisi ruangan antara bahan pengisi (semi solid atau solid) dengan dinding saluran akar serta bagian-bagian yang sulit terisi atau tidak teratur.
Kalsium hidroksida [Ca(OH)2] merupakan bahan yang sering digunakan dalam perawatan resorbsi dan perforasi akar. Kelebihan pasta kalsium hidroksida yang berhubungan dengan kerapatan penutupan apeks adalah mudahnya cara penggunaan dan baik adaptasinya. Menurut Goldberg, penggunaan pasta dengan bahan dasar kalsium hidroksida dapat beradaptasi dengan baik pada dentin maupun permukaan guttap point. Kemudian Sleder menyatakan bahwa kalsium hidroksida dapat merangsang penutupan biologis pada daerah apikal sehingga menghasilkan penutupan apeks yang lebih rapat dan meningkatkan keberhasilan perawatan. Kelebihan lain dari kalsium hidroksida adalah dapat merangsang pembentukan jaringan keras. Menurut penelitian Holland et al, penggunaan bahan kalsium hidroksida dalam proses pengisian saluran akar dapat mengurangi kebocoran foramen apikal. Karena pHnya yang tinggi dapat meningkatkan aktifitas alkali fosfatase yang meningkatkan mineralisasi selain itu juga karena dapat membuhuh mikroba yang merusak jaringan apikal sehingga mempermudah pembentukan cementum reparatif. Lingkungan alkali akan menghambat aktivitas osteoklas sehingga proses reabsorbsi akan dihambat dan proses perbaikan jaringan akan terus berjalan.
Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, dikembangkan bahan pengisi saluran akar yaitu propolis. Propolis atau lem lebah merupakan suatu bahan resin yang dikumpulkan oleh lebah madu dari berbagai macam jenis tumbuhan. Di luar negeri, penelitian terhadap propolis telah banyak dilakukan baik   secara in vitro maupun invivo dan   hasilnya menunjukkan bahwa propolis memiliki beberapa aktivitas biologis dan farmakologis antara lain bersifat antibakteri baik terhadap bakteri Gram positif maupun Gram negatif.  Aktivitas antibakteri propolis yang sangat bervariasi ini lebih disebabkan komposisi dari propolis yang digunakan. Komposisi propolis sendiri sangat dipengaruhi oleh jenis dan umur tumbuhan, iklim, dan waktu di mana propolis tersebut diperoleh.
Salah satu kandungan dari propolis yaitu,  kandungan anesthetic dan bone regenerating yang bersifat pembiusan dan merangsang pertumbuhan tulang, sehingga propolis dapat menjadi satu pertimbangan sebagai salah satu bahan pengisi saluran akar. Karena permasalahan ini, sehingga penulis membuat penelititan tentang perbandingan efektifitas kandungan propolisis dan kalsium hidroksida sebagai medikamen perawatan pulpa yang nekrotik.


PEKA (PEDULI KE SESAMA)

PEKA ADALAH SUATU PROGRAM KERJA BIDANG 2 OLEH BEM FKG UNHAS DIMANA PEKA MERUPAKAN SALAH SATU BENTUK PEDULI KITA KEPADA MASYARAKAT YANG MENGALAMI BENCANA ALAM DSBNYA.

SELAIN ITU PEKA JUGA MEMILIKI BENTUK KEPEDULIAN NYA TIAP TRIWULAN DENGAN ANAK YATIM PIATU, BERSILATURAHMI, BERBAGI KASIH DENGAN MEREKA DAN MEMBERIKAN BANTUAN ALA KADARNYA YANG PENTING IKHLAS, ITULAH PEKA.

 PENANGGUNG JAWAB PEKA ITU SENDIRI ADALAH SAYA


KEMUDIAN DIBANTU DENGAN TIM WORK YANG SENANTIASA MELUANGKAN WAKTUNYA UNTUK MENJADI PANITIA PEKA

KOORDINATOR
IRMA ATRISI

SEKRETARISNYA
DITHA TRI ATRISI

ANGGOTA 
REZKI ATRISI

ANNI S ATRISI

DINI ISLAMI ATRISI

DANTE OKLUSAL

DAAYU ATRISI
 KEMUDIAN INI DIA STERING DARI PEKA YANG TAK LAIN ADALAH KETUA BIDANG 2 DAN SEKRETARIS BIDANG 2

EBENK ATRISI

JOJO ATRISI

TERAKHIR, DALAM RAPAT PEKA ADA PERAN PENTING YANG DIMILIKI SEORANG UNTUK MENGAWASI SELAMA RAPAT BERLANGSUNG. 

DIA ADALAH DIAN MEGAWATI ATRISI (MAPERWA)


THANK YOU


Rabu, 26 Desember 2012

Candida albicans versi iski


BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Tumbuhan sekulen sering digunakan sebagai tanaman hias ruangan. Menurut Brickell (1996), tumbuhan sekulen adalah tumbuhan yang mampu beradaptasi terhadap kondisi yang ekstrim, khususnya periode kekeringan. Salah satu karakteristik yang dimiliki tumbuhan sekulen adalah kemampuannya untuk menyimpan air dalam organnya. Salah satu dari tumbuhan sekulen tersebut, yaitu tumbuhan kaktus. ( I Dewa Putu Darma & Siti Fatimah Hanum.2009)
Kaktus (Mammillaria myriacantha) sendiri merupakan tanaman holtikultura yang berasal dari benua Amerika yang tumbuh di daerah yang kering dan tandus. Tanaman ini merupakan salah satu tanaman hias yang banyak digemari masyarakat karena penampilannya yang unik dan khas. Terdapat lebih dari 2000 jenis kaktus yang ada di belahan bumi dan dari ratusan marga, kaktus dikelompokkan menjadi tiga suku, yaitu : Preskioidea, Opuntodeae dan Cereoidea. (Mardhiah Hayati.2009)
Penelitian sebelumnya kaktus merupakan tanaman yang bersifat karsinogenik, namun dengan semakin bertambahnya ilmu pengetahuan dan tekhnologi menemukan bahwa tidak semua kaktus bersifat karsinogenik. Ada beberapa jenis kaktus yang dapat dijadikan sebagai bahan makanan yang dapat diolah mulai dari sup, selai, saus, dan keju. Salah satu dari jenis kaktus yang dapat diolah yaitu kaktus dari Kaktus Pir Berduri (Opuntia fucus indica) yang sudah banyak dikonsumsi penduduk asli suku India dan Meksiko. Selain itu, kaktus pir berduri mengandung pigmen betalain yang berpotensi baik sebagai pewarna alami makanan. (Sarbojeet Jana.2012)
Selain berfungsi sebagai bahan makanan yang dapat diolah, ternyata kaktus ini juga mengandung zat aktif yang mampu mengubah reaksi tubuh terhadap allergen. Universitas Arizona meneliti kandungan pectin yang terdapat dalam buah kaktus efektif dalam penurunan tingkat kolestrol LDL dan juga membantu tubuh dalam menstabilkan kadar glukosa darah. Selain itu, publikasi terakhir Journal Of Ethnopharmacology and Diabetes Care menjelaskan bahwa pada bagian pipih kaktus tersebut sangat efektif terhadap diabetes tipe II. (Manpreet kaur, Amandeep kaur, Ramica sarma.2012)
Gel kaktus pir buah mengandung zat aktif yang berguna untuk mengubah reaksi tubuh terhadap allergen. Kandungan zat aktif yang terdapat pada kaktus tersebut, yaitu berupa flavonoid yang terkenal sebagai zat antioksidan dalam tubuh. Dalam studi analisis yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa terdapat unsur pokok berupa antioksidan pada kaktus tersebut. Hal ini juga diperkuat dengan dilakukannya uji kapasitas antioksidan pada tiga jenis kaktus pir buah yang brasal dari Spanyol (Opuntia ficus indica, Opuntia undulate, dan opuntia stricta) yang dilakuan secara in vitro. Ekstrak kaktus pir buah tersebut dianalisis untuk menentukan kandungan – kandungannya : ascobic acid, flavonoids, (quercetin, isorhamnetin, myricetin, kaemferol, dan luteolin), betalains, taurine, total carotenoids, dan total phenolics. Pada hasil analisis tersebut, didapatkan informasi adanya senyawa bioaktif dan unsur antioksidan pada ketiga sampel tersebut. Opuntia ficus indica memiliki tingkat antioksidan dan unsur taurine yang tinggi. (Fernandez Loperz JA, Almela L, Obon JM, Castellar R.2010)
Antioksidan merupakan senyawa yang mampu menghambat oksidasi molekul lain. Tubuh tidak memiliki sistem pertahanan antioksidatif yang berlebihan, sehingga jika terjadi paparan radikal berlebih, tubuh membutuhkan antioksidan eksogen. Flavonoid merupakan senyawa antioksidan metabolit sekunder yang terdapat pada tanaman hijau kecualli alga. Flavonoid merupakan senyawa phenolik  alam yang potensial sebagai antioksidan dan mempunyai bioaktivitas sebagai obat. Senyawa – senyawa ini dapat kita temukan pada batang, daun, bunga, dan buah. Flavonoid dalam tubuh manusia berfungsi sebagai antioksidsan sehingga sangat baik untuk pencegah kanker. Manfaat flavonoid  adalah untuk melindungi struktur sel, meningkatkan efektifitas vitamin C, anti inflamasi, mencegah keropos tulang dan sebagai antibiotik. Pada semua penelitian juga memperlihatkan kandungan aktivitas phenol sebagai antimikrobial terutama pada bakteri Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermis dengan MBC (minimal bactericide concentration) sebesar 1,3 mg phenolics/ml. Pada penelitian selanjutnya, University of Soutsh Florida juga menemukan bahwa getah pada kaktus mampu menyaring E.coli. (Karima Dhaouadi dkk.2012. Harleen kaur sandhar dkk.2011)

Candida albicans adalah suatu ragi lonjong dan bertunas yang menghasilkan pseudomiselim baik dalam biakan maupun dalam jaringan dan eksudat. Ragi ini adalah anggota flora normal selaput mukosa, saluran pernapasan, saluran pencernaan, dan genitalia wanita. (Muhammad Ilyas.2008)
Candida albicans merupakan fungi patogen opurtunistik yang paling sering menginfeksi rongga mulut. Fungi ini dapat ditemukan pada seluruh permukaan rongga mulut, yaitu lidah, pipi, mukosa palatal, plak gigi, karies gigi, flora subngingival, dan juga pada gigi tiruan. Epidemi AIDS dan terapi antikanker yang progresif mempunyai kontribusi pada kenailkan jumlah pasien dengan kelainan imun yang parah. Hal ini mengakibatkan meningkatnya infeksi Candida albicans pada rongga mulut maupun secara sistemik. (Sri Larnani.2005)
Keberadaan Candida albicans dalam rongga mulut tidak selalu mengindikasikan terjadinya penyakit. Pada beberapa individu, Candida albicans merupakan komponen minor dari rongga mulut dan tidak menunjukkan symptom klinis. Kolonisasi Candida albicans dalam rongga mulut melibatkan adanya penambahan dan pemeliharaan populasi fungi yang stabil. Mikroorganisme secara rutin dibersihkan dari rongga mulut melalui mekanisme pembersihan host, sehingga untuk dapat bertahan hidup dalam ekosistem ini Candida albicans mempunya beberapa tempat untuk kolonisasi Candida albicans sehingga fungi dapat beradhesi pada kebanyakan ligand. (Sri Larnani.2005)
Candida albicans selain bersifat flora normal ,juga bersifat patogen. Candida bersifat oporturnistik karena dapat berkembang menjadi patogen dan menyebabkan infeksi bila terjadi perubahan pada individu (host) yang memungkinkan untuk pertumbuhannya. Berdasarkan data yang ada, perevalensi Candida pada orang dewasa adalah 3-48%, sedangkan pada anak – anak 45-46%. (Ali Yusran.2009)
Sebagai langkah nyata dalam mewujudkan masyarakat sehat khususnya dalam mengatasi penyakit – penyakit rongga mulut yang sebagian besar disebabkan oleh bakteri Candida albicans maka upaya meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat  perlu lebih digalakkan lagi serta melakukan penelitian dalam menggali potensi bahan alam. Kaktus pir berduri merupakan tanaman obat yang mudah dikembangkan dan dimanfaatkan secara luas.
1.2  Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka timbul suatu, yaitu :
1.                          Bagaimana daya hambat ekstrak kaktus pir berduri terhadap pertumbuhan Candida albicans.
2.                          Pada konsentrasi berapa ekstrak buah kaktus dapat menghambat pertumbuhan bakteri Candida albicans.

1.3  Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini antara lain :
1.      Untuk mengetahui daya hambat pada ekstrak kaktus pir berduri terhadap pertumbuhan Candida albicans
2.      Untuk mengetahui konsentrasi yang dibutuhkan atau sesuai dalam menghambat pertumbuhan  Candida albicans

1.4  Manfaat Penelitian
Dari hasil penelitian ini dapat diketahui daya hambat pada daun lidah buaya dan buah jeruk nipis terhadap pertumbuhan Candida albicans, maka diharapkan:
1.      Secara umum agar ekstra kaktus pir berduri lebih dikembangkan lagi penggunaanya oleh masyarakat mengingaat berbagai manfaat dan khasiat dalam mengobati berbagai macam penyakit dan juga sebagai bahan makanan.
2.      Secara khusus agar ekstra kaktus dapat menjadi obat alternative sebagai antibacterial Candida albicans dalam bidang kedokteran gigi.

Rabu, 25 April 2012

lab orto

Awal masuk blok stogmatonati 1 atau ortodonsi, merupakan tantangan bagi saya khususnya untuk skill saya, disini saya mulai belajar mengenai kawat gigi atau nama gaulnya behel.
tapi yang paling dan sangat menakutkan bagi saya adalah Praktikumnya. kemungkinan besar mengerikan seperti yang dikatakan oleh praktikan praktikan sebelum saya.
Dan......
materi pertama pun dimulai.
ketika selesai
waktunya Asistensi atau pengantar atau pengarahan dari asisten lab untuk persiapan memasuki lab ortodonsi jujur hari pertama asistensi saya tidak masuk karena ada sesuatu hal dan lain hal
kemungkinan besar saya pasti dapat respon ulang.
keesokan harinya
ketika lab pertama pun di mulai,
rasa deg deg deg deg-an ini pun dimulai.
respon pertama yang saya hadapi merupakan tangtangan terbesar untuk saya, saya tidak punya bahan asistensi, dengan menjawab abal abal, respon akhirnya selesai.
alhmdulilah yaaa...!!!!
sedikit demi sedikit materi dan praktikum + tutorial pun berlangsung.
saya mulai menghadapi dengan senyuman bahagia karena sudah dapat mengetahui apa yang sebelumnya saya tidak mengerti meskipun sedikit
sebagian besar hampir sama dengan lab sebelumnya
sama dalam hal
- mencetak model
- fiksasi
- klamer
mungkin ini juga yang saya mengerti
akhirnya

saya sudah mulai FIL.
entah harus saya ceritakan di blog ini atau bagaimana
tapi jujur, saya masih mau mengulang lagi kejadian kejadian terindah, yang saya alami dan yang belum pernah saya alami.
intinya saya senang tapi saya sedih.
itu kesan saya
ada pepatah yang mengatakan
"burung terbang tak jauh dari sangkarnya"
kalau jodoh tak lari kemana
amin

Minggu, 11 Maret 2012

CINTA PERTAMA

Semua manusia semua orang semua kaum, pasti pernah merasakan cinta pertama. cinta pertama tidak semuanya pacaran, tidak semuanya bisa jadian, atau sempat jadian, seperti halnya dengan aku, aku punya cinta pertama, waktu sma kelas1.
Dia cowo yang baik, ganteng dan pinter banget, yah tapi aku ngga bisa tutupi kekurangan dia, dia juga kata orang agak lebay, tapi aku ngga peduli, aku sayang dia aku cinta dia, sejak kelas 1 sma sampai ak lulus, tapi gk sedikitpun dia balik ke arah ku, meskipun aku tau dia tau perasaanku.
memang mustahil untuk aku sm dia, dari segi otak aja udh jauh bedanya, sangat sangat jauh apalagi, dari sifatnya dia kayaknya cenderung keras banget, prinsip aja keras banget. sampai sampai aku coba buat nembak dia, tapi gk ada respon,bodohnya diriku.
tapi pada waktu itu aku udh punya pcr kelas 2 sma. udh punya pacar tp hati ini masih suka sama dia.
uffffttttt.................
temen temen segenk, cieyee hehehe maksudnya temen temen kelompok belajar itu pada bilang semua ak ini bodoh atau tolol sih suka sama cowo kayak dia,
tapi ak selalu jawab, mungkin dia begitu di mata kalian, tapi di mataku dia cowo yang sempurna.
hahahahaha... klise banget

orang bilang sejauh apapun merapti terbang dia akan balik kesangkarnya, begitulah prinsipku, dimanapun dia pergi pasti kembalinya juga deket aku.

go go go go go............

intinya akan balik lagi

ngga terlalu banyak berharap sih, takutnya jatoh, sakit banget tuh

kalau ada yang lebih baik mungkin aku bisa terima, tapi gk ada yang bisa singkirin di hatiku

gk ada satupun.

semua orang berhak mencinta. setia orang juga berhak menyimpan masalalu, masalalu indah namun tak pernah seindah yang ku mau.

#idrsundr.....
Dia lah cinta pertamaku.
this my idol
gambar ini aku ambil secara diam diam waktu sma dulu.
hehehe, sampai sekarang masih ku simpan.

Kamis, 08 Maret 2012

Habis Penyuluhan buat karya ilmiah (kokur cdr)

HMmm
untuk pertama kalinya
melakukan penyuluhan kebersihan gigi dan mulut,
rasanya deg degan
rasanya malu
rasanya senang juga karna untuk pertama kalinya.
ceritanya...........
aku punya ide dari seseorang untuk membuat sebuah karya ilmiah dengan sebuah bukti atau hasil penyuluhan ke sekolah dasar, dimana pentingnya kesehatan gigi dan mulut yang berperan penting adalah orangtua mengikutsertakan anak dalam penyuluhan gigi dan mulut, agar tidak terjadi rampan karies,

inilah dia bukti buktinya nyataku dalam berpartisipasi di sebuah sekolah yang tak lain adalah sekolahku sendiri waktu umur 6 tahun, tepatnya di sekolah dasar Inpres Pai II.  hahahahahahahhaa


waduhhhhhhh
lupaaaaaa.............................
foto gurunya
 crying crying... hmmmmmmmmm

ini foto ortunya
beserta aku dan mamaku jugaaaaa hehehe
ada lagi fotonya adek adekku yang cantik cantik beserta akuu
Nah kata mamaku yang jilbab itu, anak palinggggg smart, pinter, di kelasnya.
wauuwww hebat yah
ada lagi nih
kalo yang ini, anaknya dosenku sekaligus anaknya drg ali yusran, wahhh haahahahaha.....
anak dokter niyeee
namanya aulia maharani adiknya sahabatkuu

Rabu, 07 Maret 2012

AKU DAN MAICIH

kecintaan ku pada makanan jenis maicih ini sungguh luar biasa, dimulai dari aku mengkonsumsi kripik Level 5. hmmm nyam nyam nyam ssssttttt, aaahhhhhh. pedas bangettttt
tapi bikin ketagihan.
wahhh apa jadinya yah rasanya level 10
nih dia bukti nyata saya penggemar maicih

ini dia majalah petama maicih yang ak punya
:D

AKU DAN EDWARD CULLENS (ROBERT PATTINSON)

Awalnya sama sekali, gk pernah suka dengan film dari luar indonesia, apapun itu, tapi ketika di perkenalkan dengan sepupuku (melda), sebuah film berjudul "twilight" dimana film itu sangat di sukai, sangat di minati dan sangat sangat di nantikan oleh semua orang seluruh dunia (haha lebay tapi emang bener sih, semua org yang ak kenal itu tau film itu).
pertama, aku jatuh cinta dengan pemeran vampire di film tersebut yaitu Edward antony massen cullens di perankan oleh robert pattinson.
OMG
cakepnya minta ampun, baiknya, protektifnya, dan setianya itu loh, bikin aku merasa kalau aku ini Bella swan.
apalagi pada saat Bulan madu (honeymoon) di sebuah pulau, di dalam film breaking dawn part 1. OMG serasa aku yang bulan madu,
wkwkkwkw
Jika ada kesempatan aku pengen banget ketemu secara langsung dengan robert pattinson As edward cullen.
paling tidak di jodohkan lah dengan Dia. AMIN
saking ngefansnya aku sm dia sampai sampai dikamarku terdapat sebuah gambar tentangnya.

oiyaaa....

aku juga ngedit beberapa foto loh, mudah2an robert pattinson liat, amin yra O:))))
 haha maksa banget yahh, guys
maklum orang faling in love emang gini nih.
ada lagi loh
tgg...
hmmmmmm disini kayak jodoh yah
amien
ini bukan hanya sekedar mimpi loh.

mau lagi gk liat hasil editanku, ada beberapa lagi., hihihihi

Robert pattinson As Edward cullens, pleasee come here.
I need you
I miss you